Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Bangkai Anak Gajah di Tesso Nilo

SUARA BHAYANGKARA

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:40

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turun langsung ke kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kamis (26/2/2026), menyusul penemuan bangkai seekor anak gajah liar di Resort Lancang Kuning, Seksi PTN Wilayah I. Kamis (26/02/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Dirkrimum, Dirkrimsus, Kabidlabfor Polda Riau, dan Kepala BKSDA Riau. Hal tesebut untuk memastikan proses penanganan berjalan serius, terukur, dan berbasis pemeriksaan ilmiah.

Berdasarkan informasi awal, bangkai anak gajah ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB dalam kondisi telah mengalami pembusukan dan diperkirakan mati lebih dari satu pekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan sementara, kematian berkaitan dengan infeksi pada bagian kaki yang diduga akibat jerat. Saat ini tim medis Balai TNTN masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian.

Irjen Herry mengatakan, kehadirannya bersama unsur reserse dan laboratorium forensik bertujuan memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara profesional serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan lengkap diperoleh.

“Kami ingin memastikan prosesnya berjalan berdasarkan fakta di lapangan. Karena itu saya bersama Dirkrimum dan Kabidlabfor turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya serta mendukung proses pemeriksaan yang sedang berlangsung,” ujar Herry.

Menurutnya, keterlibatan fungsi reserse dan laboratorium forensik menjadi bagian penting untuk mengantisipasi kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum, tanpa mengabaikan proses medis yang dilakukan pihak konservasi.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis lewat nekropsi. Apabila nantinya ditemukan indikasi pidana, tentu akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Polda Riau saat ini berkoordinasi Balai TNTN, serta BKSDA Riau guna mendukung pengumpulan data dan analisis di lokasi.

“Perkembangan lebih lanjut terkait penyebab kematian anak gajah tersebut akan disampaikan setelah hasil nekropsi dan pendalaman lapangan diperoleh secara menyeluruh,” demikian Irjen Herry.

PRESS RELEASE
Nomor: 129/ll/HUM.6.1.1./2026/Bidhumas Polda Riau

Sumber: Humas Polda

(Ros.H)

Berita Terkait

Dari Cimincrang untuk Generasi Emas: Komunitas INI BUDI Gaungkan Semangat Literasi Anak
SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:56

Что представляет собой прокси

Senin, 25 Mei 2026 - 17:10

Каков такое API-интерфейс интеграции

Senin, 25 Mei 2026 - 15:58

Что такое CTR и как он сказывается на посещаемость сайта

Senin, 25 Mei 2026 - 15:34

Что такое программный-интерфейс связки

Senin, 25 Mei 2026 - 15:23

Что именно представляют собой эмулируемые машины

Senin, 25 Mei 2026 - 13:35

Что такое CTR и как он воздействует на трафик сайта

Senin, 25 Mei 2026 - 13:17

Casino On-Line: Platform Review and Primary Functions

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:04

Что именно такое контроль инфраструктуры

Berita Terbaru

REGIONAL

Что представляет собой прокси

Senin, 25 Mei 2026 - 18:56

error: Content is protected !!