Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

SUARA BHAYANGKARA

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:04

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan kebocoran limbah septic tank. Limbah yang menimbulkan bau tidak sedap ini berada di sekitar Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jalan Pemasyarakatan, Tangkerang Utara, Senin (30/03/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Maizar menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada warga di Kecamatan Bukit Raya atas ketidaknyamanan tersebut.

Ia mengakui bahwa kondisi hunian yang padat menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan sanitasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, jumlah penghuni yang berada di dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru tercatat mencapai sekitar 1.800 orang.

Angka yang besar ini memerlukan sistem pembuangan yang ekstra optimal agar tidak berdampak buruk pada lingkungan pemukiman warga.

Maizar menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memiliki niat untuk mengabaikan aspek kesehatan masyarakat sekitar. Ia menjamin bahwa setiap laporan warga akan ditangani dengan serius sebagai prioritas utama institusi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi yang terjadi. Perlu kami tegaskan bahwa pihak Lapas tidak pernah berniat mencemari lingkungan,” ujar Maizar saat memberikan keterangan pers.

Ia berjanji akan segera melakukan pengecekan teknis secara menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah di Lapas tersebut.

Evaluasi komprehensif dilakukan untuk menemukan titik lemah pada instalasi sanitasi yang ada saat ini.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem sanitasi yang ada, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar,” tambahnya secara tegas.

Sebagai langkah konkret, Kanwil Ditjenpas Riau akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan tenaga teknis profesional. Sinergi ini bertujuan agar penanganan limbah dilakukan secara tepat, ilmiah, dan terukur.

Koordinasi lintas instansi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi jangka panjang yang permanen.

Dengan demikian, pengelolaan limbah ke depan tidak akan lagi menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Maizar juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses perbaikan ini dengan membuka ruang dialog seluas-luasnya.

Masyarakat dipersilakan memberikan masukan atau laporan langsung jika masih menemukan kendala di lapangan.

“Kami membuka diri terhadap setiap masukan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam melakukan pembenahan ke depan,” katanya menutup pembicaraan.

Melalui komitmen ini, Ditjenpas Riau berharap hubungan antara pihak Lapas dan warga sekitar kembali harmonis.

Sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama.

Sumber: Lapas llA Pekanbaru

(Ros.H)

Berita Terkait

SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!