Baru Dua Bulan, Proyek Ramat Beton Swakelola Dana Desa Rp36 Juta di Batujajar Timur Sudah Retak dan Rusak

edi

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:35

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat , suarabhayangkara.net  –  Proyek pembangunan jalan lingkungan berupa ramat beton yang bersumber dari Dana Desa dengan nilai anggaran sebesar Rp36 juta, berlokasi di Kampung Resgal RW 01, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek yang dikerjakan dengan sistem swakelola tersebut baru berjalan sekitar dua bulan, namun kondisinya telah mengalami kerusakan signifikan.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang retak di sejumlah titik, permukaan beton tidak rata, serta terlihat pengelupasan material. Secara visual, kualitas pekerjaan menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaksanaan proyek tidak memenuhi standar teknis konstruksi sebagaimana mestinya.

Sebagai kegiatan swakelola yang menggunakan Dana Desa, proyek ini seharusnya dilaksanakan dengan prinsip efisiensi, kualitas, transparansi, dan pengawasan berjenjang. Namun, kondisi fisik jalan yang cepat rusak justru memunculkan pertanyaan serius terkait mutu bahan bangunan, ketebalan beton, serta metode pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga mengaku kecewa dan menyayangkan hasil pembangunan tersebut. Jalan yang diharapkan mampu menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat, justru dinilai tidak memberikan manfaat jangka panjang karena kualitasnya diragukan.

“Baru hitungan minggu sudah retak dan rusak. Kami berharap dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan sekadar menggugurkan program,” ujar salah seorang warga setempat.
Guna memperoleh klarifikasi dan menjaga prinsip keberimbangan informasi, tim awak media mendatangi Kantor Desa Batujajar Timur. Namun saat kunjungan dilakukan, tidak satu pun aparatur desa berada di tempat. Kepala desa maupun perangkat lainnya disebutkan sedang tidak berada di kantor.

Upaya konfirmasi lanjutan melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan tanggapan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Batujajar Timur terkait pelaksanaan dan kualitas proyek ramat beton tersebut.

Minimnya keterbukaan informasi ini menambah perhatian publik terhadap aspek akuntabilitas dan pengawasan Dana Desa. Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta instansi pengawas lainnya dapat segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan lapangan guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Tim Investigasi

Berita Terkait

Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua Pemuda Tangsel Bersatu Aprilyandi, Serukan Anti Anarkis Pelajar dan Gen Z Jaga Kebersamaan
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis
Rumah Rakyat Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andri Yunus, Serukan Aksi “Indonesia Mencekam” di Depan Gedung Merdeka Kota Bandung
Peristiwa di Ruang PPA-PPO Polda Metro Jaya, Publik Minta Klarifikasi dan Penegakan Prosedur

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:31

Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi

Jumat, 10 April 2026 - 18:55

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Selasa, 7 April 2026 - 03:48

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Jumat, 3 April 2026 - 16:49

Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:21

Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:04

Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:58

Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:32

Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!