Jabatan Kakorlantas Polri Sudah Layak Dipimpin Polisi Bintang Tiga

SUARA BHAYANGKARA

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:50

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,17 Mei 2026 – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta (PW GPA DKI Jakarta) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan Korps Lalu Lintas Polri, dan jiga pihaknya memberi masukan dan usulan posisi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) diisi oleh perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal Polisi atau bintang tiga.

Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar menilai, dinamika tugas dan tanggung jawab Korps Lalu Lintas Polri saat ini semakin kompleks dan strategis sehingga sudah sewajarnya dipimpin oleh perwira tinggi dengan level kepangkatan yang lebih tinggi.

Menurutnya, posisi Kakorlantas bukan lagi sekadar jabatan teknis pengaturan lalu lintas, melainkan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas mobilitas nasional, pengamanan arus logistik, pengawalan agenda kenegaraan, hingga pengendalian lalu lintas pada momentum besar nasional seperti mudik Lebaran, Natal dan Tahun Baru, serta berbagai agenda internasional yang berlangsung di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Posisi Kakorlantas ini sudah wajar diisi oleh polisi berpangkat komisaris jenderal. Hal itu penting untuk memudahkan koordinasi antara Kakorlantas dengan jajaran Kepala Kepolisian Daerah di seluruh Indonesia. Tidak mungkin beban kerja yang begitu besar hanya dipandang sebagai tugas administratif biasa. Ini menyangkut stabilitas pelayanan publik dan keselamatan masyarakat,” ujar Dedi Siregar dalam keterangannya kepada media, Minggu (17/5/2026).

Ia mengatakan, PW GPA DKI Jakarta melihat bahwa perkembangan tantangan di bidang lalu lintas saat ini sangat berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Pertumbuhan kendaraan, kepadatan mobilitas masyarakat, perkembangan teknologi transportasi, hingga kebutuhan pengamanan jalur strategis nasional membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan memiliki otoritas koordinatif yang lebih luas.

Menurut Dedi, selama ini Korps Lalu Lintas Polri memiliki beban kerja yang sangat besar karena bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Mulai dari pelayanan registrasi kendaraan, pengaturan lalu lintas, pengamanan jalan raya, penindakan pelanggaran, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas menjadi bagian dari tugas besar yang harus dijalankan secara maksimal.

“Kalau kita melihat cakupan tugas Kakorlantas sekarang, tentu sudah sangat layak bila posisi tersebut ditingkatkan menjadi bintang tiga. Ini bukan semata soal pangkat, tetapi soal efektivitas koordinasi, kewibawaan institusi, serta penguatan sistem kerja di internal Polri,” tegasnya.

PW GPA DKI Jakarta juga menilai bahwa sosok Agus Suryonugroho selaku Kepala Korps Lalu Lintas Polri saat ini dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak yang sangat layak untuk mendapatkan kepercayaan serta penghargaan berupa kenaikan status jabatan menjadi setingkat Komisaris Jenderal Polisi.

Dedi menyebut, di bawah kepemimpinan Irjen Pol Agus Suryonugroho, berbagai program pelayanan dan pengamanan lalu lintas berjalan cukup baik dan responsif. Termasuk dalam pengelolaan arus mudik dan balik nasional, penguatan digitalisasi pelayanan publik, hingga pendekatan humanis kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami menilai Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. sudah sangat layak dianugerahi bintang tiga. Pengalaman, dedikasi, dan beban tanggung jawab yang beliau emban hari ini memang sudah berada pada level strategis nasional,” katanya.

Lebih lanjut, PW GPA DKI Jakarta menilai peningkatan status jabatan Kakorlantas juga akan berdampak positif terhadap percepatan reformasi birokrasi di tubuh Polri, khususnya dalam bidang pelayanan publik dan modernisasi sistem transportasi nasional.

Selain itu, keberadaan Kakorlantas berpangkat Komisaris Jenderal juga diyakini dapat memperkuat sinergi lintas sektor dengan kementerian, pemerintah daerah, hingga lembaga strategis lainnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan transportasi dan keselamatan jalan di Indonesia.

“Kami berharap wacana ini dapat menjadi perhatian serius bagi pimpinan Polri dan pemerintah. Sebab penguatan kelembagaan Korlantas merupakan bagian penting dalam mendukung ketertiban nasional, keselamatan masyarakat, dan kelancaran aktivitas ekonomi bangsa,” tutup Dedi Siregar.

Salam Hormat,
Pimpinan Wilayah
Gerakan Pemuda Al Washliyah
Dki Jakarta

Ketua
Dedi Siregar

Berita Terkait

SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis
Peristiwa di Ruang PPA-PPO Polda Metro Jaya, Publik Minta Klarifikasi dan Penegakan Prosedur

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!