Anggaran Rp13,6 Miliar di Wilayah Pelayanan V Disorot, Transparansi Proyek Jalan dan Jembatan Dipertanyakan

Dian Firmansyah

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:37

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Suarabhayangkara.net | Proyek Pekerjaan Rutin Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan satu persoalan klasik dalam pengelolaan anggaran publik: uang besar, informasi minim. Dengan nilai proyek mencapai Rp13.675.041.000, publik justru dipaksa menebak ke mana dan bagaimana dana tersebut dibelanjakan.

Pantauan di lapangan menunjukkan lemahnya transparansi. Papan informasi proyek yang seharusnya menjadi wajah keterbukaan anggaran nyaris tak terlihat. Kondisi ini membuka ruang spekulasi: apakah proyek rutin ini benar-benar dijalankan sesuai perencanaan, atau sekadar formalitas serapan anggaran?

Lebih jauh, kualitas pekerjaan di beberapa titik memunculkan tanda tanya. Ketika anggaran sudah dicairkan, publik berhak memastikan bahwa setiap rupiah berbanding lurus dengan mutu pekerjaan, bukan sekadar lapisan aspal atau perbaikan tambal sulam yang berumur pendek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis antikorupsi menilai tertutupnya informasi berpotensi melanggar UU Keterbukaan Informasi Publik dan membuka peluang terjadinya penyimpangan anggaran.

“Diamnya pengelola justru memperbesar kecurigaan. Jika tidak ada yang disembunyikan, mengapa data sulit diakses?” ujar seorang pengamat kebijakan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pengelola Wilayah Pelayanan V memilih bungkam. Publik kini menanti langkah tegas dari Inspektorat, BPK, maupun aparat penegak hukum untuk memastikan proyek bernilai miliaran rupiah ini tidak berubah menjadi ladang empuk kebocoran anggaran.   * Red D.N *

Berita Terkait

Jabatan Kakorlantas Polri Sudah Layak Dipimpin Polisi Bintang Tiga
SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!