Dari Sekolah untuk Masa Depan: PWPA Kartini Dorong Lingkungan Belajar Bebas Bullying

edi

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:32

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung , 21–22 Januari 2026 —
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (PWPA) Kartini menggelar Program Anti Bullying di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap perlindungan anak serta upaya pembentukan karakter sejak usia dini.

Program tersebut telah sukses dilaksanakan di dua sekolah, yakni SDN 268 Panyileukan pada 21 Januari 2026 dan SDN 068 Sindanglaya pada 22 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar siswa, tenaga pendidik, serta lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan ramah anak.

Ketua DPP PWPA Kartini menegaskan bahwa Program Anti Bullying bertujuan memberikan edukasi komprehensif mengenai bahaya perundungan, dampak psikologis yang ditimbulkannya, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong keberanian anak untuk berbicara dan melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang. Anti bullying bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” tegas perwakilan DPP PWPA Kartini dalam keterangannya.

Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, para siswa diajak memahami nilai empati, toleransi, dan solidaritas sosial, sementara guru dan pihak sekolah diberikan penguatan peran dalam pencegahan serta penanganan kasus perundungan secara dini.

DPP PWPA Kartini menyatakan bahwa program ini akan terus berlanjut dan diperluas ke SD Negeri lainnya di seluruh Kota Bandung sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam perlindungan hak anak dan pemberdayaan perempuan.

Dengan terselenggaranya Program Anti Bullying ini, DPP PWPA Kartini berharap dapat berkontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berani, dan menjunjung tinggi nilai saling menghormati.
*** (E.S)

Berita Terkait

Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:31

Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi

Jumat, 10 April 2026 - 18:55

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Selasa, 7 April 2026 - 03:48

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Jumat, 3 April 2026 - 16:49

Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:21

Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:04

Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:58

Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:32

Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!