Pemerintah Desa, BPD, dan Koperasi KDMP Sepakat Wujudkan Transparansi dalam Pengembalian Pinjaman

SUARA BHAYANGKARA

Senin, 3 November 2025 - 22:12

5098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasih Raja, Ogan Ilir — Pemerintah Desa Kasih Raja, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, menggelar Musyawarah Desa Khusus (MUSDESSUS) pada Senin, 3 November 2025, bertempat di ruang pertemuan desa. Agenda utama kegiatan ini adalah membahas dan menyepakati dukungan pemerintah desa terhadap pengembalian pinjaman Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Kasi PMD. Ahmad Soby Kecamatan Lubuk Keliat, Kepala Desa Kasih Raja Leni Ambaryati, Ketua BPD Saparyadi, Pendamping Koperasi KDMP Asminto, PD/PLD Munir serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan warga Desa Kasih Raja.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kasih Raja Leni Ambaryati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung jalannya musyawarah ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen penuh terhadap pengelolaan dan pengembalian pinjaman yang telah diterima dari Koperasi Desa Merah Putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami siap bertanggung jawab penuh atas pinjaman tersebut. Bila terjadi kendala atau kredit macet, Pemerintah Desa Kasih Raja siap mengembalikan pinjaman melalui anggaran dana desa. Kami juga memiliki aset desa berupa tanah sawah seluas 20 hektare yang akan dikelola oleh koperasi dan hasilnya akan dijadikan safety pembayaran ke bank Himbara. Jadi aset desa (tanah sawah) itulah yang nantinya kami jadikan jaminannya, dan hal tersebut sebagai bukti komitmen dan bentuk tanggung jawab kami pemerintah desa,” ujar Leni Ambaryati dalam sambutannya.

Musyawarah yang berlangsung hangat dan terbuka ini menghasilkan kesepakatan bersama antara pemerintah desa, BPD, dan pihak Koperasi Desa Merah Putih. Kesepakatan itu menegaskan dukungan terhadap pengembalian pinjaman secara transparan, serta pemanfaatan aset desa sebagai jaminan moral dan administratif.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Kasih Raja, Saparyadi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah desa yang dinilai berani dan bertanggung jawab dalam menjaga kepercayaan lembaga koperasi.

“Kami dari BPD sangat mendukung langkah ini. Transparansi dan tanggung jawab seperti inilah yang harus terus dijaga agar kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa tetap kuat,” ujarnya.

Pendamping Koperasi KDMP, Asminto, juga memberikan pandangannya bahwa komitmen Desa Kasih Raja menjadi contoh positif bagi desa lain dalam hal pengelolaan pinjaman koperasi berbasis desa. Ia menilai, dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran perputaran dana dan keberlanjutan usaha koperasi di tingkat akar rumput.

Acara MUSDESSUS ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan tekad untuk membangun Desa Kasih Raja yang lebih mandiri dan sejahtera.

Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, Pemerintah Desa Kasih Raja menegaskan bahwa setiap langkah pembangunan akan selalu dilandasi tanggung jawab, transparansi, dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Reporter: (Fidelis Castro)
Editor: (Fc Profesional)
Sumber: Dokumentasi Pemerintah Desa Kasih Raja

Berita Terkait

SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Tes Urine Mendadak Pegawai, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!