Diskusi Teknologi Polri Dorong Transparansi, Efisiensi, dan Pelibatan Masyarakat Akar Rumput

SUARA BHAYANGKARA

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:50

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Jaringan Aktivis Nusantara menyelenggarakan Diskusi Panel Interaktif bertajuk “Transformasi Digital Institusi Polri: Menjawab Tantangan dan Kredibilitas”, pada Jum’at (1/8) pukul 14.10 WIB, bertempat di Warunk Upnormal Tebet, Jakarta Selatan.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta dan menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang yang beragam.

Ketiga narasumber yang hadir dalam forum ini antara lain Sdr. Ali Sodikin, M.I.Kom (Penulis buku Polri di Pusaran Media Sosial), Sdr. Deni Wahyudi (Direktur Redaksi Jakarta) dan Sdr. Zaid Kilwo (Aktivis Papua)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dibuka pada pukul 14.15 WIB dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, masing-masing narasumber menyampaikan pandangan dan gagasan mereka terkait tantangan transformasi digital dalam institusi Polri.

Melalui keterangannya, Sabtu (2/8), Ali Sodikin menyoroti pentingnya reformasi struktural dan pendidikan teknologi bagi seluruh lapisan anggota Polri. Menurutnya, transformasi digital seharusnya menjadi bagian dari kurikulum rekrutmen dan pendidikan kepolisian untuk menciptakan personel yang adaptif dan profesional.

Ia juga menyinggung soal krisis kredibilitas Polri akibat keterlibatan dalam tarik-menarik kepentingan politik dan lambannya penanganan kasus tertentu.

Sementara itu, Deni Wahyudi memaparkan sejumlah capaian Polri di bidang teknologi, seperti implementasi E-Tilang dan pemanfaatan robot penjinak bom. Namun ia menggarisbawahi pentingnya kesiapan SDM dan pengawasan dalam penggunaan anggaran agar transformasi digital tidak sekadar simbolik. Ia juga menyoroti perlunya strategi jangka panjang untuk membangun sistem teknologi yang efisien dan berkelanjutan

Dari perspektif wilayah timur Indonesia, Zaid Kilwo mengingatkan bahwa, transformasi digital Polri harus inklusif dan menjangkau daerah-daerah pelosok, khususnya Papua. Ia menyoroti tantangan konektivitas jaringan yang rendah serta kasus-kasus seperti illegal logging dan penyalahgunaan miras yang membutuhkan pendekatan preventif dari kepolisian.

Zaid menegaskan, Polri harus menunjukkan kehadirannya bukan hanya di pusat, tetapi juga di pinggiran, agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Selanjutnya, Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, menyampaikan pernyataan dukungan terhadap transformasi digital Polri.

“Transformasi digital Polri sangat penting, bukan hanya untuk menghadapi tantangan nasional, tetapi juga kejahatan transnasional dan global. “Kami dari Jaringan Aktivis Nusantara mendukung penuh peningkatan SDM dan pengembangan teknologi agar Polri mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keadilan,” tegas Romadhon.

Lebih lanjut, Romadhon menyatakan bahwa, Jaringan Aktivis Nusantara siap bersinergi dengan Polri dalam mendorong reformasi untuk menjawab tantangan keamanan di era digital. (Red).

Berita Terkait

Jabatan Kakorlantas Polri Sudah Layak Dipimpin Polisi Bintang Tiga
SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!