Komite Sekolah: Jangan Politisasi Kesehatan Siswa untuk Kepentingan Pribadi

SUARA BHAYANGKARA

Sabtu, 1 November 2025 - 01:51

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Menanggapi pemberitaan dari salah satu media daring yang memberitakan bahwa 253 siswa SMA Negeri Plus Provinsi Riau mengalami sakit massal, serta menyudutkan nama Kepala Sekolah Edi Suroto, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau melalui Komite Sekolah menyampaikan klarifikasi dan bantahan atas pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung spekulatif. Jumat (31/10/2025).

Ketua Komite SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Zulfan Effendi, M.Si., mengonfirmasi bahwa memang benar terdapat gangguan kesehatan yang dialami oleh sejumlah siswa pada pertengahan Oktober 2025.

Namun, ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukanlah akibat dari kelalaian pihak sekolah, melainkan dipicu oleh faktor lingkungan dan daya tahan tubuh siswa yang sebagian besar mengalami gejala ringan seperti pusing, mual, dan kelelahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, dan tidak ditemukan indikasi kelalaian manajemen sekolah atau unsur kesengajaan yang membahayakan siswa,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Zulfan menambahkan bahwa sejak awal kejadian, langkah cepat telah diambil oleh pihak sekolah dengan memulangkan seluruh siswa ke rumah masing-masing agar dapat melakukan pemulihan kesehatan dan menyesuaikan pembelajaran secara daring.

Dalam pemberitaan media tersebut mengatakan, Dinas Disdik Riau lamban dan pasif, ini sangatlah tidak benar. Justru Dinas Pendidikan Provinsi Riau sangat peduli dan turun langsung, melihat kegiatan guru dan penjaga sekolah turun membersihkan baik itu got (parit) dan juga bersihkan sekeliling sekolah dan asrama.

Dan hari ini, Jumat tanggal 31 Oktober 2025, dimulai pagi jam 8.00 Wib, tim Gegana Brimob Polda Riau dengan tingkat kepedulian tinggi untuk kesehatan dan kemajuan pendidikan Turun langsung penyemprotan “Disinfektan”.

laporan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyurati Gegana Brimob Polda Riau. Jadi tidaklah benar seperti apa yang diberitakan media tersebut.

Pendidikan Provinsi Riau
Terkait tuntutan pencopotan Kepala Sekolah Edi Suroto yang dilontarkan oleh Ketua DPW Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB), Putra Rezeky, S.Pd.I., pihak sekolah menyayangkan adanya pernyataan yang menurut mereka tidak memiliki dasar investigatif yang jelas dan memperkeruh suasana pemulihan di lingkungan sekolah.

“Kami sangat terbuka terhadap evaluasi, tetapi tuduhan tidak Berdasar, apalagi mempolitisasi kondisi internal sekolah, justru menghambat fokus kami dalam menyelesaikan masalah kesehatan siswa,” tegas Zulfan.

Selama ini, imbuh Zulfan, Kepala Sekolah Edi Suroto (nama ini saja salah dalam pemberitaan yang diberitakan media online tersebut), dianggap telah bekerja optimal menjalankan program pendidikan berbasis asrama dan pembinaan karakter siswa sesuai dengan mandat dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Ia juga mengapresiasi keputusan Dinas Pendidikan yang menempuh langkah bijak dengan tidak gegabah melakukan pergantian kepemimpinan sebelum proses evaluasi menyeluruh dilakukan.

Terkait pernyataan bahwa peristiwa ini menandakan adanya: “gagalnya kepemimpinan”, pihak SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyatakan, keberatan atas stigmatisasi sepihak.

“Krisis kesehatan seperti ini bisa saja terjadi di mana pun. Yang lebih penting adalah bagaimana kita meresponnya secara tanggap dan tepat, dan itulah yang sudah kami laksanakan,” tutur perwakilan guru yang enggan disebutkan namanya.

Dinas Kesehatan Kampar Provinsi Riau melalui pernyataan tertulis juga menyatakan bahwa kondisi siswa saat ini sudah berangsur pulih dan tidak ditemukan faktor penyebab luar biasa, seperti keracunan massal, penyebaran virus akut, atau hal-hal lain yang mengarah pada kelalaian institusi.

“Murni kelelahan dan kemungkinan daya tahan tubuh menurun dalam konteks kegiatan berasrama dan cuaca ekstrem yang terjadi pekan tersebut,” terang petugas Dinas Kesehatan.

Pihak sekolah mengimbau seluruh masyarakat, orang tua siswa, dan media massa agar tidak cepat terprovokasi oleh informasi yang belum diklarifikasi secara utuh.

Sekolah juga akan membuka ruang dialog dan transparansi agar proses evaluasi internal dapat berjalan objektif tanpa tekanan dari opini publik yang belum tentu faktual.

Dengan sikap terbuka dan bertanggung jawab ini, SMA Plus Provinsi Riau menegaskan, komitmennya dalam menjaga keselamatan, kesehatan, dan kualitas pendidikan siswa, serta menjadikan kasus ini sebagai bahan introspeksi dan pembelajaran untuk memperkuat sistem penanganan krisis di masa mendatang.

Sampai berita ini diturunkan, perkembangan kesehatan siswa-siswi yang tetap semangat mengikuti pembelajaran online, Sehat dan tidak ada penambahan yang sakit lagi.

Tim: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

Fadila Saputra Ingatkan Mahasiswa: Sampaikan Aspirasi dengan Santun, Jaga Marwah Bumi Lancang Kuning
LVRI Riau Bangun Soliditas dan Wariskan Semangat Juang kepada Generasi Muda Lewat Rakerda 2025
Sinergi Iman dan Kepemimpinan: Kapolda Riau Bersama Ribuan Jemaat Satukan Doa untuk Riau yang Damai dan Bermarwah
Polri Hadir di Tengah Santri, Bidpropam Polda Riau Gelar Bakti Sosial dan Tanam Bibit Pohon di Pesantren Nurul Azhar
Propam Polda Riau Gaungkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan Melalui Bakti Sosial di Pekanbaru
Dirbinmas Polda Riau: Satpam Harus Bersinergi dengan TNI-Polri, PT PSN Gelar Gada Utama I
Wakapolda Riau Komitmen Menjaga Keamanan Masyarakat Saat HMI Menyalurkan Aspirasi Terkait Korupsi
Polda Riau Dorong Personel Menginspirasi Masyarakat Lewat Komunikasi Positif dan Public Speaking

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00

Dua Pemuda di Aceh Tenggara Dibekuk, Tsk dan Barang Bukti Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17

Gerak Cepat Satresnarkoba Polres Agara, Kasus Ganja 203 Gram Terungkap dalam Hitungan Jam

Sabtu, 25 April 2026 - 12:39

Berkedok Aktivitas Menjahit Sepatu, Polres Agara Ungkap 123 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 21 April 2026 - 21:51

Spanduk Fitnah Bupati Merebak di Ruang Publik, PeTA Aceh Tenggara Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum Tegas

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30

Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel

Jumat, 17 April 2026 - 22:25

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Selasa, 7 April 2026 - 12:48

Digerebek Saat Santai Di Rumah, 3 Pria Tak Berkutik – Satresnarkoba Polres Agara Temukan Ganja Belasan Kilo

Minggu, 5 April 2026 - 23:10

Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Sabu di Pondok Kebun, Barang Bukti Disembunyikan di Bawah Pohon Pinang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!