BNN Sita 200 Kg Ganja, Tiga Tersangka Jaringan Aceh–Medan Terancam Hukuman Berat

SUARA BHAYANGKARA

Senin, 9 Februari 2026 - 11:24

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memukul jaringan peredaran narkoba lintas provinsi. Kali ini, jaringan ganja Aceh–Medan berhasil diungkap dengan barang bukti fantastis mencapai 200 kilogram ganja kering siap edar. Tiga orang kurir ditangkap dalam operasi terkoordinasi di wilayah Sumatera Utara.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan penindakan dilakukan pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Dusun 1 Halaban Block, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Petugas berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang mengendarai mobil Toyota Hilux dan Toyota Innova,” ujar Komjen Suyudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi ini melibatkan Direktorat Intelijen BNN RI bersama Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Sumatera Utara, setelah adanya laporan intelijen terkait upaya penyelundupan ganja dari Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menuju Medan.

Informasi awal diperoleh dari Tim Analis Subdirektorat IT BNN pada Jumat (30/1). Berdasarkan laporan tersebut, BNN segera melakukan koordinasi lintas satuan dan mengirim personel untuk melakukan surveilans intensif terhadap pergerakan pelaku.

Hasil pemantauan menunjukkan, para tersangka melakukan dua kali pengambilan ganja di Gayo Lues, masing-masing pada Minggu (1/2) dini hari dan Senin (3/2) dini hari. Setelah itu, ganja diangkut melalui jalur Aceh Timur dan jalan lintas Aceh–Medan menuju Sumatera Utara.

Saat dilakukan penyergapan, petugas menggeledah dua kendaraan pelaku dan menemukan delapan karung berisi 148 paket ganja yang dibungkus plastik dan dilakban cokelat di dalam mobil Toyota Hilux, dengan total berat sekitar 200 kilogram.

Tiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial Deffardo Julianto Sigiro (28), Yogi Hasibuan (23), dan Aditya Sembiring (30). Seluruh tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Kantor BNNP Sumatera Utara untuk pemeriksaan dan pengembangan jaringan.

BNN Tegaskan: Narkoba Isu Kemanusiaan

Komjen Suyudi menegaskan, pemberantasan narkoba merupakan bagian penting dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul dan memperkuat ketahanan bangsa.

Perang melawan narkoba adalah perjuangan kemanusiaan. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, terutama poin ketujuh tentang reformasi hukum dan ketahanan nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, narkoba tidak semata-mata dipandang sebagai persoalan kriminal, melainkan ancaman serius terhadap kemanusiaan.

Pengguna narkoba adalah korban yang harus diselamatkan melalui rehabilitasi, bukan semata-mata dipenjara,” pungkas mantan Kapolda Banten itu.

(Red)

Berita Terkait

Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa
#SamsuriCapres2029
Diskusi Publik yang di Gelar Oleh Base Camp Dekomokrasi: Peran Pelajar dan Pemuda dalam Pendidikan Nasional Digelar di Jakarta Barat
SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
Dukungan dari Berbagai Wilayah Menguatkan Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029
Kami Mempertanyakan Kemurnian Gerakan BEM SI Jawa Barat Yang Dinilai Tidak Pantas Ciderai Etika Publik
Lindungi Generasi Muda, PW GP Al Washliyah DKI Dukung BNN Larang Vape
Sorotan DPP LIPPI: Pernyataan Saiful Mujani Dinilai Mengarah pada Tindakan Makar, Minta Aparat Tangkap

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!