Anggaran Rp35,9 Miliar Disorot: Pemeliharaan Rutin Jalan UPTD Wilayah III Jabar Dipertanyakan, Transparansi Dinilai Lemah

edi

Senin, 19 Januari 2026 - 20:47

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA BHAYANGKARA . NET <> BANDUNG – Pengelolaan anggaran infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menuai sorotan tajam. Proyek Pemeliharaan Rutin Jalan pada UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III menjadi perhatian publik menyusul dugaan lemahnya transparansi serta rendahnya dampak nyata terhadap kondisi jalan di lapangan.

Berdasarkan data anggaran, proyek ini memiliki Nilai Pagu mencapai Rp35.963.789.706, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025. Dana tersebut semestinya dialokasikan untuk memastikan ruas-ruas jalan provinsi tetap dalam kondisi laik fungsi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Namun, besarnya anggaran tersebut justru berbanding terbalik dengan fakta yang ditemui di lapangan.
Transparansi Dipertanyakan, Informasi Publik Minim
Hingga pertengahan tahun anggaran berjalan, masyarakat mengeluhkan minimnya akses informasi publik terkait:
Lokasi ruas jalan yang menjadi sasaran pemeliharaan rutin

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian alokasi anggaran per segmen jalan
Volume pekerjaan dan progres fisik yang telah direalisasikan
Padahal, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik secara tegas mewajibkan badan publik membuka informasi penggunaan anggaran, terlebih yang bersumber dari uang negara.

“Kami sulit mendapatkan data teknis pekerjaan. Tidak ada papan informasi yang jelas, tidak ada peta pemeliharaan yang diumumkan. Ini rawan menimbulkan kecurigaan publik,” ungkap salah seorang warga pengguna jalan di wil. pelayanan III.

Pengawasan Lemah, Kualitas Pekerjaan Diragukan

Selain aspek transparansi, pengawasan lapangan juga disorot. Pemeliharaan rutin jalan seharusnya mencakup penanganan cepat terhadap:
Lubang jalan , Retak dan amblas , Kerusakan lapis aus , Drainase tersumbat
Namun, di sejumlah ruas jalan provinsi di bawah naungan UPTD Wilayah III, kondisi kerusakan masih tampak nyata dan dibiarkan berlarut-larut.

Kondisi ini bertentangan dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan, yang menegaskan bahwa pemeliharaan rutin wajib dilakukan secara berkesinambungan dan responsif demi menjaga tingkat pelayanan jalan.
Potensi Inefisiensi Anggaran
Dengan anggaran hampir Rp36 miliar, publik mempertanyakan:
– Apakah distribusi anggaran dilakukan secara proporsional?
– Apakah terdapat pemborosan atau inefisiensi dalam pelaksanaan?
– Apakah pengawasan internal telah berjalan optimal?
Pasalnya, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah menekankan prinsip efisien, efektif, transparan, dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan proyek pemerintah.

Jika kondisi jalan masih rusak sementara anggaran terserap besar, maka efektivitas belanja publik patut dipertanyakan secara serius.

Desakan Publik: Buka Data, Audit, dan Percepat Respons

Masyarakat mendesak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, khususnya UPTD Wilayah Pelayanan III, untuk segera:
Mempublikasikan peta ruas jalan dan progres pemeliharaan rutin secara terbuka
Menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan yang mudah diakses publik
Melibatkan pengawasan independen atau audit teknis atas kualitas pekerjaan
Menindaklanjuti aduan masyarakat secara cepat dan terukur
Langkah ini dinilai penting agar pelaksanaan proyek sejalan dengan asas good governance dan tidak mencederai kepercayaan publik terhadap pengelolaan APBD.

Menunggu Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III maupun Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat masih dalam upaya konfirmasi terkait rincian serapan anggaran serta evaluasi teknis pekerjaan pemeliharaan rutin tahun 2025.

Publik berharap, klarifikasi yang disampaikan nantinya tidak hanya bersifat normatif, melainkan disertai data konkret dan langkah perbaikan nyata di lapangan.
* Tim. Investigasi *

Berita Terkait

Jabatan Kakorlantas Polri Sudah Layak Dipimpin Polisi Bintang Tiga
Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove
Waspada Penyakit dan Banjir: Mari Jaga Kebersihan Drainase Lingkungan Kita!
Aneh! Video Diputar di Sidang Prapid PN Medan Kasus Nangkap Maling Masuk PenjaraTak Tak Terlihat Penganiayaan, Saksi Mendadak Diam dan Pucat ?
Verzet Menang, Ketua Lpm Rumbai Barat Bebas: Pn Pekanbaru Gugurkan Penuntutan Tipiring
Jaga Warisan Leluhur, Lamr Meranti Ajarkan Sastra Budaya Melayu Ke Siswa Man 2 Rangsang Barat
Dari Sawah Untuk Negeri, Polsek Sabak Auh Dampingi Uptd Pertanian Sukseskan Swasembada Pangan
Kapolsek Teluk Meranti: Kuala Panduk Contoh Desa Produktif & Mandiri Isai Panen Jagung 1 Ha

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!