Fitnah Keji Tak Akan Hapus Fakta: Budi Arie Sudah Tutup 3,8 Juta Situs Judi dan Layak Dibela, Bukan Diserang!

SUARA BHAYANGKARA

Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:39

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Baru-baru ini, Menteri Budi Arie terus mendapatkan serangan narasi yang negatif, bahkan sampai kepada penghakiman sepihak. Narasi yang dibangun pun terus mengait-ngaitkan Menteri Koperasi Budi Arie, seperti tuduhan perlindungan terhadap judi online (Judol), menerima setoran 50%, dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Narasi negatif dan tuduhan tendensius yang diarahkan kepada Menkop Budi Arie mendapatkan respons dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia, Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pandangan saya, melihat narasi negatif dan isu serangan opini yang diarahkan kepada Menteri Koperasi, tidak heran dan tidak terkejut sebenarnya. Mengapa demikian? Karena kita ketahui, semasa Menkop Budi Arie bertugas sebagai Menteri Kominfo, beliau menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi situs judo (judi online) dan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs tersebut.”

Selama menjabat sebagai Menkominfo, Budi Arie telah memblokir sekitar 3,8 juta situs judo. Menteri Kominfo Budi Arie saat itu benar-benar serius memberantas situs judo, lebih dari 3 juta situs judi online berhasil diblokir. Bahkan, Kementerian Kominfo juga menangani 25.500 sisipan halaman judi online di situs lembaga pendidikan, serta 26.560 sisipan halaman judi di situs lembaga pemerintahan.

Oleh karena itu, narasi negatif, framing isu, dan komentar-komentar miring yang diarahkan kepada Menteri Koperasi Budi Arie terkesan datang dari barisan sakit hati. Sebab, saat menjabat sebagai Menteri Kominfo, Budi Arie memang benar-benar memberantas jutaan situs judo. Sudah pasti ada pihak-pihak yang tidak suka dan tidak senang atas keberanian Budi Arie — mungkin saja berasal dari kelompok yang terganggu kepentingannya karena situs-situs mereka diberantas.

Oleh sebab itu, ramainya pemberitaan di berbagai media tentang dugaan keterlibatan Budi Arie dalam judi online, sesungguhnya menunjukkan bahwa beliau adalah korban framing dan fitnah. Budi Arie hanya menjadi korban dari serangan narasi palsu dalam kasus judo.

Saat ini, masyarakat sudah semakin cerdas dalam menanggapi informasi, terutama terhadap berita-berita yang menggiring opini dan melakukan framing terhadap seseorang.

Berdasarkan fakta-fakta dan data di atas, saya menilai bahwa keutuhan informasi sangat penting untuk memahami persoalan ini. Saya juga berharap penjelasan ini bisa membuat publik semakin paham. Faktanya, masyarakat hari ini sudah pintar dan bisa melihat bahwa Budi Arie tidak terlibat dalam praktik perlindungan situs judi online.

Saya juga meminta kepada publik agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong dan framing negatif terkait dugaan aliran dana judi online yang terus menuding Menteri Koperasi Budi Arie terlibat. Diketahui, Menkop Budi Arie sudah membantah isu tersebut, dan setidaknya ada tiga poin penting yang membuktikan bahwa beliau sama sekali tidak terlibat dalam perlindungan situs judi online seperti yang disebarkan oleh narasi liar

Salam hormat,
Ketua Umum DPP LPPI
Dedi Siregar

Berita Terkait

Jabatan Kakorlantas Polri Sudah Layak Dipimpin Polisi Bintang Tiga
SWI Gaungkan “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, Wamendes Beri Dukungan Penuh
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Remaja 15 Tahun Culik Pacar 12 Tahun di Bandung Barat, Berakhir Diamankan Polisi
Momentum Besar XTC Indonesia, Rakernas I Jadi Pijakan Masa Depan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
Pelatihan Hipnoterapi di UGM, Langkah Nyata Integrasi Akademik dan Praktik Klinis

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!