Bupati Deli Serdang dan Jumiran Bantah Terlibat Kegiatan Bimtek, Minta Tak Ada Pihak Gunakan Nama untuk Kepentingan Pribadi

SUARA BHAYANGKARA

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:36

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang, 2 Agustus 2025 –  Isu mengenai keterlibatan Bupati Deli Serdang, H. Asri Ludin Tambunan, dan Ketua Harian KONI Kabupaten Deli Serdang, Jumiran (JM), dalam berbagai kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang belakangan marak di wilayah tersebut, mendapat bantahan tegas dari kedua pihak. Keduanya menyatakan tidak memiliki keterkaitan apapun dengan kegiatan tersebut, dan meminta agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan atau menjual nama pejabat daerah demi kepentingan pribadi.

Bupati Asri Ludin Tambunan, saat ditemui di kantornya, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan arahan terkait pelaksanaan bimtek yang diselenggarakan pihak manapun. Ia bahkan menyatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. Penegasan ini, menurutnya, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dijalankan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Tidak ada arahan dari saya terkait bimtek. Semua jajaran sudah saya suruh tidak terlibat. Kita sedang fokus efisiensi sesuai arahan Pak Gubernur dan Presiden. Lebih baik kita fokus ke pembangunan agar masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” ujar Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap serupa disampaikan oleh Jumiran, yang namanya turut dikaitkan dengan kegiatan bimtek. Ia membantah keras tudingan bahwa dirinya terlibat atau mengetahui pelaksanaan bimtek yang dimaksud. Menurutnya, urusan bimtek sama sekali bukan bagian dari tugas dan fungsinya sebagai Ketua Harian KONI Kabupaten Deli Serdang.

“Saya tidak tahu-menahu soal bimtek apapun. Itu bukan tufoksi saya. Kurang ajar itu, menjual-jual nama. Mereka yang diuntungkan, saya yang dirugikan,” ujar Jumiran dengan nada kesal.

Ia juga mengimbau agar tidak ada pihak yang sengaja membentuk opini yang dapat mencemarkan nama baik seseorang, apalagi dengan menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta.

“Saya tidak paham tentang bimtek itu. Mengurus KONI saja sudah cukup bagi saya. Jangan timbulkan opini-opini yang menjatuhkan nama orang lain,” tegasnya.

Pernyataan kedua tokoh tersebut juga diperkuat oleh pengakuan salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Tanjung Morawa, Azhari Rangkuti. Ia menegaskan bahwa kegiatan bimtek yang berlangsung di Deli Serdang tidak memiliki kaitan dengan Bupati maupun Jumiran. Ia bahkan mengetahui secara langsung siapa pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

“Tidak ada kaitannya dengan Pak Bupati maupun Pak Jumiran. Saya tahu siapa penyelenggaranya. Pak Bupati itu malah melarang kegiatan bimtek seperti itu, apalagi kalau pesertanya banyak. Lebih bagus anggarannya digunakan untuk sosialisasi langsung ke masyarakat, lebih terasa manfaatnya,” ujarnya.

Seiring menguatnya isu di tengah masyarakat, berbagai pihak mengingatkan pentingnya ketelitian dalam menyikapi informasi publik, terutama yang melibatkan nama pejabat daerah. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada klaim sepihak dan memastikan sumber informasi yang valid sebelum menyebarluaskannya.(4211ARI)

Berita Terkait

Aksi Penanaman Pohon Jadi Bentuk Protes Warga Kutalimbaru terhadap Dugaan Penguasaan Lahan oleh PT Serdang Hulu
Polsek Biru Biru Biarkan Empat Pria Pelaku Pengeroyokan Arista Barus Berkeliaran
Razia Gabungan Lapas Lubuk Pakam dan Polresta Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Menuju Zero Halinar
Miris! Guru Honorer Mengajar Anak Bangsa, Tapi Tidur di Rumah Bocor Beralas Lantai Tanah
Polda Riau Kawal Penertiban PETI di Sungai Kuantan, Masyarakat Diminta Sadar Bahaya Lingkungan
Laporan Penganiayaan Josniko Tarigan, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Penyidik
Aliansi Masyarakat Ancam Gelar Aksi Lebih Besar Jika Kapolsek Pancur Batu Tak Dicopot
Pengusutan Lahan Citraland Terus Berlanjut, Kadis dan Kabid Deliserdang Masuk Tahap Pemeriksaan di Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:55

Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran

Senin, 19 Januari 2026 - 01:01

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:49

Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:56

Penghalangan Liputan Media di Forum Desa Aceh Timur Dinilai Bentuk Pelemahan Kontrol Publik atas Dana Desa

Kamis, 4 September 2025 - 17:06

Sekjen Fanst Respon Counter Polri Nusantara Puji Polres Aceh Timur yang Bergerak Cepat Amankan TKP Penemuan Mayat Pemuda

Selasa, 12 Agustus 2025 - 23:28

Proyek Jalan SMK Negeri 1 Pantai Bidadari Diduga Sarat Korupsi, Kepala Sekolah Bungkam

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:54

PESAWAT Soroti Kepemimpinan Bustami yang Dinilai Egois, Anti Kritik, dan Tidak Pantas Memimpin Disdikbud Aceh Timur

Minggu, 3 Agustus 2025 - 01:14

Pendidikan Terabaikan: SDN 1 Idi Tunong Jadi Simbol Kegagalan Sistem

Berita Terbaru

error: Content is protected !!